Jumat, 18 Januari 2013

teknik pembelajaran menulis


TEKNIK PEMBELAJARAN MENULIS

1.      Menulis dari Gambar
Teknik pembelajaran menulis dari gambar bertujuan agar siswa dapat manulis dengan cepat berdasarkan gambar yang dilihat. Misalnya,  guru menunjukkan gambar kebakaran yang  melanda sebuah desa. Dari gambar tersebut siswa dapat membuat tulisan secara runtut dan logis berdasarkan gambar. Alat yang dibutuhkan adalah gambar-gambar yang bervariasi sesuai dengan tema pembelajaran, yang berukuran sama dengan kalender besar. Tehnik ini dapat dijalankan secara perseorangan maupun secara kelompok.
Cara menerapkan (1) guru menyampaikan pengantar, (2) guru menepelkan beberapa gambar didepan kelas. (3)setelah siswa melihat gambar tersebut, siswa mulai mengidentifikasi gambar dan dari identifikasi itu siwa membuat tulisan sara runtut dan logis, (4) guru bertanya kepada siswa tenatng alasan tulisan yang dibuatnya, dan (5) guru mereflesikan pembelajaran tersebut.
Upayakan gambar yang disajikan sesuai dengan tema pelajaran yang dipelajari saat itu. Guru dapat memlih gambar yang cocok dengan karakteristik kelas. Gambar yang telah digunakan siswa dapat ditarik kembali untuk jadi bahan opembelajaran berikutnya.
2.      Menulis Objek Langsung
Teknik pembelajaran menulis objek langsung  bertujuan agar siswa dapat menulis dengan cepat berdasarkan objek yang dilihat. Guru menunjukkan objek kepada siswa didepan kelas, misal  boneka, vas bunga, mobil-mobilan,  dan lain-lain. Dari objek tersebut siswa dapat membuat tulisan secara rntut dan logis berdasarkan objek yang dilihatnya. Alat yang dibutuhkanadalah objek-objek yang bervariasi sesuai dengan tema pembelajaran. Teknik ini dapat dijalankan secara sudah perseorangan maupun secara kelompok. Cara menerapkan (1) guru menyampaikan pengantar, (2) guru memajang beberapa objek didepan kelas, (3) setelah siswa melihat objek tersebut, siswa mulai mengidentifikasi objek, (4) siswa membuat tulisan secara runtut dan logis, (5) guru bertanya kepada siswa tentang alasan tulisan yang dibuatnya, (6) guru mereflaksikan pembelejaran tersebut.
Upayakan objek yang disajikan sesuai dengan tema pembelajaran yang dipelajari pada minggu itu. Guru dapat memilih objek yang cocok dengan karakteristik kelas. Objek yang telah digunakan siwa dapat ditarik kembali untuk bahan pembelajaran berikutnya.
3.      Pembandinagn Objek Langsung
Teknik pembelajaran menulis pembandinagn objeklangsung bertujuan agar siswa dapat menulis perbandingan berdasarkan objek yang dilihat, Misalnya, guru menunujukkan 2 benda(objek) yang sama tapi berbeda bentuk, warna, fungsi, dan lain-lain. Siswa menulis dengan cara mambandingkan 2 objek yang telah diidentifikasikannya. Dari objek tersebut siswa dapat membuat tulisan secara runtut dan logis berdasarkan objek yang dilihat. Alat yang dibutuhkan adalah benda-benda yang bervariasi sesuai dengan tema pembelajaran. Teknik ini dapat dijalankan secara perseoranagan maupun secara kelompok.
      Cara menerapkan (1) guru menyampaikan pengantar, (2)guru memejang 2 benda, (3) setelah siswa melihat objek tersebut, siswa mulai mengidentifikasi objek, (4) siswa menulis perbandingan secara runtut dan logis, (5) guru bertanya kepada siswa tentang alasan tulisan yang dibuatnya, dan (6) guru merefleksikannya pembelajaran tersebut.
Upayan objek yang disajikan sesuai denagn tema pembelajaran yang dipelajari pada minggu itu. Guru dapat memilih objek yang cocok dengan karakteristik kelas. Objek yang telah digunakan siswa dapat ditarik kembali untuk bahan pembelejaran selanjutnya.
4.      Pembandingan Dua Tulisan
Teknik pembelajaran menulis pembandingan dua tulisan bertujuan agar siswa dapat menulis perbandingan berdasarkan dua tulisan yang dibaca. Misalnya, guru menunjukkan 2 tulisan yang sama tema tetapi berbeda bentuk dari majalah, surat kabar, buku, atau buatan guru. Suswa menulis dengan cara membandingakan 2 tulisan yang telah diidentifikasinya. Dari 2 tulisan tersebut siswa dapat membuat perbandingan tulisan secara runtut dan logis berdasarkan 2 tulisan yang dibaca. Alat yang dibutuhkan adalah fotokopi tulisan yang bervariasi sesai dengan tema pembelajaran dan amplop, fotokopi tersebut dimasukkan dalam amplop yang masing-masing ada 2 tulisan. Teknik ini dapat dijalankan secara perseorangan maupun kelompok.
Cara menerapakan (1) guru menyampaikan tentang teknik pelaksanaan kegiatan, (2) guru memberikan amplopyang berisi fotokopi tulisan yang sama tema namun lain bentuk kewpada semua siswa, (3) setelah siswa membuat dan membaca 2 tulisan tersebut, siswa mulai mengidentifikasi itu siswa menulis perbandingan secara runtut dan logis, (4) guru bertanya kepada siswa tentang alasan tulisan yang dibuatnya, da (5) guru merefleksikan pembelajaran tersebut. Upayakan tulisan yang disajikan sesuai dengan tema pembelajaran yang dipelajari pada minggu itu. Guru dapat memilih tulisann yang cocok dengan karakteristik kelas. Tulisan yang telah digunakan siswa dapat ditarik kembali untuk bahan pembelajaran berikutnya.
5.      Meneruskan Tulisan
Dari teknik pembelajaran meneruskan tulisan, diperoleh kemampuan siswa dalam melengkapi ide atau gagasan secara baik dalam sebuah tulisan melalui penambahan beberapa paragraf. Dalam proses melengkapi tersebut, siswa berada pada kondisi senang, ceria, dan pennuh dengan tantangan dalam komunitas belajar yang kompetitif. Alat yang digunakan adalah lembaran fotokopi tulisan yang belum selesai gagasannya(tulisan tersebut semestinya 10 paragraf,  tetaapi yang 3 paragraf dibuang) kemudian siswa menambahkan paragraf sesuai dengan idenya. Fotokopi sessuai dengan jumlah siswa. Pelaksanaan teknik ini bisa perseorangan atau kelompok.
Biasakan sebelum memulai kegiatan persepsi lewat berbagai cara, misalnya nyanyian, puisi, permainan, dan gerakan. Dalam pelaksanaan teknik ini (1) guru memberikan persepsi atau pengantar, (2) Setelah itu, teknik  meneruskan tulisan dijalankan lewat membagi kelompok (kalau penerapannya dalam kelompok), (3) guru memberikan rambu-rambu pelaksanaan, (40 guru memberikan lembar fotokopi kepada siswa, (5) setelah diberi waktu dan aba-aba, siswa mengerjakan tugas berupa meneruskan tulisan yang belum se3lesai dengan idenya sendiri, (6) setela waktu yang di berikan habis, siswa melaporkan hasilnya di depan kelas, (7) guru bertanya kepada siswa alasan tulisan tersebut, dan (8) guru merefleksikan hasil kegiatan tersebut.
Upayakan fotokopi tulisan yang diberikan berbeda-beda dalam setiapkelompok,untuk menguji kemampuannya. Anggota kelompok dapat diganti-ganti dalamsetiap uji kemampuan tersebut. Setelah di pandang siswa mempunyai kemampuan, guru bertanya kepada siswa tentang kesan mereka. Upayakan dari kesan tersebut, siswa dapat menyimpulkan karakteristik tulisan. Di akhir pembelajaran, siswa merefleksikan aktivitas yang dilakukannya.
6.      Mengawali ataulisan
Dari tehnik pembelajaran menawali tulisan, diperoleh kemampuan siswa dalam melengkapi ide atau gagasan sacara baik dalam mengawali sebuah tulisan. Dalam proses melengkapi tersebut, siswa dalam kondisi senang, dan penuh dengan tantangan dalam komunitas belajar yang kompetitif. Alat yang digunakan adalah lembaran fotokopi tulisan yang belum ada ada awalnya (tulisan tersebut semestinya 10 paragaraf tetapi yang 3 paragraf awal dibuang) kemudian siswa menambahkan awal paragraf sesuai dengan idenya. Fotokopi sesuai dengan jumlah siswa. Pelaksanaan tehnik ini dapat berupa perseorangan atau kelompok.
Biasakan sebelum memulai, dikondisikan melalui kegiatan pengantar lewat berbagai cara, misalnya nyanyian, pusi, permainan, dan gerakan. Dalam pelaksanaan teknik ini (1) guru memberikan pengantar, (2) setelah itu, teknik mengawali tulisan ini dijalan lewt membagi kelompok (kalau penerapannya dalam kelompok), (3) guru memberikan rambu-rambu pelaksanaan, (4) guru memberikan lembar fotokopi kepada siswa, (5) setelah diberi waktu dan aba-aba, siswa mengerjakan tugas berupa mengawali tulisan yang belum ada awalannya sesuai dengan idenya sendiri, (6) setelah waktu yang diberikan habis, siswa melaporkan hasilnya di depan kelas, (7) guru brertanya kepada siswa alasan tulisan tersebut, (8) guru merefleksikan hasil kegiatan tersebut.
Upayakan fotokopi tulisan yang diberikan berbeda-beda dalam setiap uji komampuan, guru bertanya kepada siswa tewntang kesan mereka. Dari kesan tersebut, siswa dapat menyimpulkan karakteristik tulisan. Di akhir pembelajaran, siswa merefleksikan aktivitas yang dilakukannya.
7.      Mengikhtisarkan  Tulisan
Tujuan tehnik pembelajaran mengikhtisarkan tulisan adalah agar siswa dapat memahami makna tulisan melalui ikhtisar. Siswa mengikhtisarkan tulisan melalui kata kunci yang dihubungkan-hubungkan oleh garis, gambar atau lingkaran. Alat yang digunakan fotokopi tulisan dan lembar kosong. Kegiatan ini dapat dilakukan perseorangan maupun kelompok.
Cara menerapkan teknik ini adalah (1) guru memberikan pengan tar singkat tentang teknik pelaksanaan pembelajaran yang akan dilakukan, (2) guru memberikan lembar fotokopi  tulisan dan lembar kosong, (3) siswa mengidentifikasi tulisan, dengan memunculkan kata kunci, (4) siswa mendiskusikan kata kunci yang tepat untuk mewakili makna tulisan, (5) siswa membuat ikhtisar berdasarkan kata kunci tersebut dari urutan yang pertama sampai sampai akhir sesuai dengan tulisan, (6) siswa melaporkan hasil ikhtisar di depan kelompok lain, (7) kelompok lain saling mengomentari kelompok lain, (8) guru merefleksikan kegiatan tersebut.
8.      Membuat Kerangka Tulisan
Tujuan teknik pembelajaran membuat kerangka tulisan adalah agar siswa dapat menjabarkan ide atau gagasan berdasarkan topik tertentu melalui logis dan runtut. Siswa membuat kerangka tulisan berdasarkan topik yang telah disediakan. Selanjutnya kerangka tersebut dapat menjadi pedoman sebuah tulisan yang dibuat oleh siswa. Alat yang digunakan adalah daftar topik dan kertas kosong. Teknik pembelajaran ini dapat dilakukan secara perseorangan maupun kelompok.
Cara menerapkan teknik pembelajaran ini adalah (1) guru memberikan penjelasan tentang teknik pembelajaran, (2) guru memberikan daftar topik kepada siwa untuk di pilih sesuai dangan keinginan siswa, (3) siswa memilih topik tersebut kemudian membuat kerangkanya, (4) siswa melaporkan  kerangka yang dibuat dengan teman sebelahnya, (5) siswa sling mendiskusikan urutan logis dan keruntutan , (6) siswa mulai menuliskan uraian dan kerangka tersebut menjadi sebuah tulisan, (7) tulisan tersebut saling dikoreksi sesama siswa berdasarkan ketepatan ejaan, kalimat, dan keruntutan (8) siswa memberikan alasan mengapa menulis dengan topik tersebut, (9) guru merefleksikan geiata pembelajaran hari itu.
9.      Mengerangkakan Tulisan
Tujuan teknik pembelajaran mengerangkakan tulisan adalah agar siswa dapat memahami makna tulisan melalui kerangka tulisan. Siwa mengarangkakan sebuah tulisan melalui kata kunci yang dihubung-hubungkan oleh garis, gambar, tulisan, atau lingkaran. Alat yang digunakan fotokopi tulisan dan lembar kosong. Kegiatan ini dapat dilakukan perseorangan maupun kelompok.
Cara menerapkan teknik ini adalah (1) guru menberikan pengantar singkat tenteng teknik pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan, (2) guru membagikan lembar fotokopi tulisan dan lembar kosong, (3) siswa mengidentifikasi tulisan, dengan mengerangkakan tulisan, (4) siswa mendiskusikan kerangka tersebut sampai ditemukan kerangka yang tepat untuk mewakili makna tulisan, (5) siswa membuat kerangka tersebut dari urutan pertama sampai terakhir sesuai dengan urutan pertama sampai tertkhir sesuai dengan tulisan, (6) sisa melaporkan hasil kerangka yang di buatnya didepan kelas, (7) kelompok lain saling mengomentari kelompok lain, (8) guru mereflaksikan kegiatan tersebut.
10.  Menulis Diri Sendiri
Tujuan teknik pembelajaran menulis diri sendiri adalah agar siswa dapat menulis diskripsi tentang diri sendiri. Alat yang di gunakan adalah lembar kosong. Pembelajaran ini di lakukan secara perseorangan.
Cara menerapkan teknik pebbelajaran menulis diri sendiri adalah (1) guru memberikan pengantar singkat, (2) siswa diberi lembar kosong, (3) siswa menggambar diri sendiri menurut persepsinya masing-masing, kemudian siswa menuliskan nama di bawah gambar tersebut, (4) di bawah nama, siswa menulis diri berdasarkan persepsinya masing-masing, (5) siwa menukarkan tulisan tersebut ke teman sebelah untuk dicermati, (6) siswa manceritakan secara lisan kepada teman yang menerima tulisan, (7) siswa melaporkan kesan masing-masing setelah menulis diri sendiri, (8) guru merefleksikan kegiatan tersebut.
11.  Menabelkan Tulisan Argumentatif
Tujuan teknik pembelajaran menabelkan tulisan argumemtatif adalah agar siswa dapat mengubah tulisan ke bentuk tabel. Siswa membuat tabel berdasarkan tulisan argumentatif (tulisan dipenuhi oleh angka, presentase dan daftar tertentu) menurut selera masing-masing. Tabel yang dibuat dapat ditulis dengan spidol berwarna, gambar maupun bentuk lain. Alat yang digunakan adalah fotokopi tulisan, lembarkosong, spidol berwarna. Kegiatan ini dapat dilakukan secara perseorangan maupun kelompok.
Cara menerapkan kegiatan ini adalah (1) guru memberikan pengantar singkat tentangb teknik penerapan mengubah tulisan kedalam tabel, (2) guru memberikan lembaran fotokopi kepada siswa, (3) siswa mengidentifikasi tyulisan yang diterimanya secara tepat, (4) siswa membuat tabel berdasarkan fotokopi lembar tulisan, (5) siswa bergabung ke dalam kelompok untuk saling mendiskusikan tabel tabel yang telah dibuat  masing-masing, (6) hasil diskusi dilaporkan di depan kelas, (7) kelompokmlain saling memberikan komentar tentang tabel yang telah dilaporkan, (8) guru merefleksikan kegiatan tersebut.
12.  Menarasikan Tabel/Diagram/Peta/Grafik
Tujuan teknik pembelajarn menarasikan tabel/diagram/peta/grafik adalah agar siswa dapat mengub ah tabel/diagram/peta/grafik kedalam bentuk tulisan. Siswa membuat tulisan berdasarkan tabel menurut selera masing-masing. Tulisan yang dibuatdapat ditulis dilembar kosong yang didesain guru atau buku tulis masing-masing. Alat yang digunakan adalah fotokopi tabel, diagram, peta, grafik, lembar kosong, dan alat tulis. Kegiatan ini dapat dilakukan secara perseorangan maupun kelompok.
Cara menerapkan kegiatan ini adalah (1) guru memberikan pengantar singkat tentang teknik penerapan mengubah tabel diagram,peta,grafik kedalam tulisan, (2) guru memberikan lembar fotokopi kepada siswa, (3) siswa mengidentifikasi tabel diagram,peta,grafik yang diterima secara tepat, (4) siswa membuat tulisan berdasarkan tabel diagram,peta,grafik,(5) jika dilakukan secara kelompok, siswa bewrgabung kedalam kelompok untyuk saling mendiskusikan tulisan yang telah dibuat masing-masing, (6)hasil diskusi dilaporkan didepan kelas, (7) kelompok lain saling memberikan komentar tentang tulisan yang telah dilaporkan, (8) guru merefleksikann kegiatan tersebut.
13.  Menulis Jurnal/ Laporan
Tujuan trenik pembelajaran menulis jurnal/laporan adalah agar siswa dapat menulis lkaporan yang mereka lakukan melalui pengamatan, pengalaman,maupun hasil bacaan. Siswa menulisakan jurnal tentang yang mereka lakukan dalam sebuah aktivitas. Alat yang dibutuhkan adalah kertas kerja atau buku siswa. Kegiatan ini dapat dilaksanakan perseorangan maupun kelompok.
Cara mewnberapkannya (1) guru memberipengantar singkat tentang teknik pembelajaran jurnal/laporan (2) guru membagi kelompok berdasarkan ojjek yang akan di amati oleh siswa, misalnya mengamati tumbuhan, tempat parkir, kantor, pabrik, sungai dan sebagainya,(3) guru memberikan satu topik unutuk satu kelompok, (4) guru menyuruh siswa untuk keluar kelas selama 20 menit atau 1 hari, (5) siswa membuat jurnal dari hasilpengamatan, pengalaman, atau hasil bacaan, (6) di dalam kelas, tiap kelompok melaporkan di depan kelas, (7) kelompok lain menhgomentari jurnal yang ditulis oleh siswa, (8) guru mereflaksikan kegiatan hari itu.
Upayakan kegiatan jurnal ini dirancang dengan tepat agar siswa senang , tertarik, dan menantang. Waktu pengamatan dapat diatur dalam waktu singkat maupun panjang bergantungpada bentul jurnal yang akan dibuat. Kegiatan ini dapat pula berupa jurnal harian yang dibuat siswa berdasarkan aktivitas mereka sehari-hari diluar kelas.
14.  Menulis Berita
Tujuan teknik pembelajaran menulis berita adalah agar siswa dapat menulis berita melalui pengamatan, pengalaman, wawancara maupun hasil bacaan. Siswa menuliskan berita tentang yang mereka lakukan dalam sebuah aktivitas berdasarkan prinsip-prinsip sebuah berita. Alat yang dibutuhkan adalah kertas kerja atau buku siswa. Kegiatan ini dapat dilaksanakan perseorangan maupun kelompok.
Cara menerapkannya (1) guru memberikan pengantar singkat tentang teknik pembelajaran berita, (2) guru membagi kelompok berdasarkan, obnjek yang akan diamati oleh siswa, misalnya mengamati tumbuhan, parkir, kantor, pabrik, sungai, mewawancarai orang penting dan sebagainya, (3) guru memberikan satu topik untuk satu kelompok, (4) guru menyuru siswa untuk keluar kelas selama 20 menit atau 1 hari, (5) siswa membuat berita dari hasil pengamatasn, pengalaman, wawancara atau hasil bacaan, (6) di dalam kelas, tiap kelomp[ok melaporkan di depan kelas, (7) kelompoklain mengomentari berita yang ditulis oleh siswa, (8) guru merefleksikan kegiatan hari itu.
Upayakan kegiatan membuat berita ini dirancang dengan cepat agar siswa senang, tertarik, dan menantang. Waktu pengamatan dapat diatur dalam waktu singkat maupun panjang bergantung pada bentuk berita yang akan dibuat. Kegiatan ini dapat berupa berita aktual atau berita menarik yang berdasarkan akyivitas mereka sehari-hari diluar kelas.
Ada beberapa cara untuk teknik membuat berita, pertama suruhlah siswa membuat tulisan yang diawali oleh kata tempat, nama orang, nama kegiatan, waktu,  dan kejadian. Cara kedua ambilah 3 sampai 4 berita yang sama dari berbagai  surat kabar. Suruhlah siswa membuat satu berita yang bersumber dari beberapa berita yang dibacanya. Ketiga, pilihlah gambar yang menarik (dapat diambilkan dari  gambar dari koran). Suruhlah siswa membuat berita berdasarkan gambar.
15.  Menulis Iklan
Tujuan teknik pembelajaran menulis iklan adalah agar siswa dapat membuat iklan dari benda tertentu untuk dipasarkan ke masyarakat. Alat yang digunakan adalah benda-benda yang bervariasi. Kegiatan dapat dilakukan oleh perseorangan atau kelompok.
Cara menerapkan teknik  pelajaran ini (1) guru membarikan pengantar singkat teknik pembelajaran iklan, (2) guru memberikan bendakepada masing-masing siswa 1 benda, (3) siswa menerima benda dan mengamati benda tersebut, (4) siswa membuat iklan berdasarkan pengamatan yang dilakukan, (5) siswa melaporkan hasilnya didepan kelas, (6)siswa lain mengomentari iklan yang dibuat oleh siswa tersebut, (7) guru merefleksikan hasil kegiatan pembelajaran hari itu.
Usahakan benda yang diberikan kepada siswa satu dengtan yang lain berbeda. Teknik akan lebih menarik jika gara menyampaikan hasil iklannya disertai gerakan.
16.  Menulis Buku Harian
Tujuan teknik   pembelajaran menulis buku harian  adalah agar siswa dapat menulis aktivitas yang mereka mereka lakukan melalui pengalaman secara runtut. Siswa menuliskan aktivitas yang mereka lakukan adalah kertas kerja atau buku siswa. Kegiatan ini dilaksanakan perseorangan.
Cara menerapkannya (1) guru memberikan pengantarsingkat tentang teknik pembelajaran menulis buku bharian, (2) guru membagi siswa berdasarkan waktu mereka beraktivitas dalam seminggu misalnya pagi sampai siang, siang sampai sore, sore hingga malam, (3) siswa menuliskan aktivitas dalam buku harian, (4) guru meminta siswa untuk melaporkan hasilnya di depan kelas, (5) siswa lain mengomentari hasil laporan siswa tersebut, (6) guru merefleksikan proses kegiatan hari itu.
Upayakan kegiatan buku harian ini dirancang sesuai dengan aktivitas siswa masing-masing sehingga siswa senang, rileks, dan menantang. Waktu menulis buku harian dapat diatur dalam waktu singkat maupun panjang bergantung pada bentuk buku harian yang akan dibuat.
17.  Menulis Urutan / Cara Bekerja Sesuatu

Tujuan teknik pembelajaran menulis urutan/cara bekerja sesuatu adalah agar siswa dapat membuat tulisan tentang urutan atau cara kerja (membuat) benda tertentu. Siswa menulis menulis tentang urutan, misalnya cara membuat tape, cara mabuat baju, dan sebagainya. Alat yang digunakan benda yang berada di sekitar siswa yang dapat diuraikan cara pembuatannya, misalnya tas sekolah, sepatu, baju, tali pinggang, dan sebagainya. Kegiatan ini dapat dilakukan perseorangan maupun kolompok.
Cara menerapkan teknik kegiatan ini (10 guru memberikan pengantar singkat tentang kegiatan hari ini, (2) guru menyuruh siswa untuk meletakkan siswa di atas meja, (3)siswwa mengidentivikasi tas masing-masing, (4) siswa mendiskusikan tentang cara pembuatan tas, (5) siswa membuat tulisan tentang urutan membuat tas, (6) siswa melaporkan hasil diskusinya di depan kelas, (7) kelompok lain mengomentari hasil laporan kelompok tersebut, (8) guru merefleksikan hasil kegiatan pada hari itu.
18.  Membuat Pengumuman
Tujuan teknik pembelajaran membuat pengumuman adalah agar siswa dapat membuat pengumuman secara tertulis, singkat, jelas dan menarik. Siswa membuat pengumuman dari sebuah kegiatan yang akan dilaksanakan dan diumumkan ke semua siswa dengan cara di tempel. Misalnya guru menyuruh siswa membuat kegiatan kesenian, lalu siswa tersebut mengidentivikasi kegiatan tersebut. Guru menyuruh siswa tersebut membuat pengumuman. Kegiatan ini dapat dilakukan perseorangan maupun kelompok.
Cara menerapkan teknik pembelajaran ini  (1) guru memberikan pengantar singkat teknik pembelajaran pengumuman, (2) guru membagi siswa ke dalam kelompok, (3) guru memberikan tugas kepada siswa, misalnya merancang malam kesenian, rekreasi berkemah, dan lain-lain, (4) kelompok menerima tugas dan mengidentivikasi kegiatan tersebut, (5) kelompok membuat pengumuman berdasarkan identivikasi yang dilakukan, (6) siswa menempelkan pengumuman tersebut di dinding kelas, (7) siswa lain mengomentari pengumuman tersebut, (8) guru mereflesikan hasil kegiatan hari tersebut.
19.  Membuat Daftar
Tujuan teknik pembelajaran membuat daftar adalah agar siswa dapat menulis rincian kebutuhan sebuah aktivitas secara lengkap. Siswa menuliskan daftar kebutuhan sebuah aktivitas yang akan mereka jalani secara rinci. Alat yang di gunakan alat tulis menulis. Kegiatan ini dapat dilakukan perorangan maupun kelompok.
Cara menerapkan teknik pembelajaran membuat daftar adalah (1) guru memberi penjelasan singkat tentang teknik kegitan hal itu, (2) gutu membagi siswa ke dalam beberapa kelompok, (3) guru memberikan topik tentang aktivitas tertentu, misalnya berkebun, bertamasya, berkemah, berlayar,dan lain-lain,(4) tiap kelompok mengindetifikasi aktivitas yang diterimanya, (5) siswa mendiskusikan daftar kebutuhan yang diperlukan dalam aktivitas tersebut, (6) siswa memasukan daftar tersebut ke dalam kolom yang disediakan (kolom berupa nama daftar dan kegunaa), (7) siswa menempelkan hasil di dinding kelas, (8) guru merefleksikan hasil kegiatan haln itu .
210.  Menulis Jigsaw

     Tujuan teknik pembelajaran menulis jigsaw adalah agar siswa. Dapat menulis dengan cara mencocokkan setengah dari beberapa kalimat yang ditata secara jigsaw (mulut gergaji) di kertas lain. Siswa mencocokkan kata tertentu dengan potongan kalimat dari lembar lain.           Kemudian, siswa menerangkan lebih rinci hasil pencocokkan tersebut. Peralatan yang dibutuhkan adalah potongan kertqas A yang memuat daftar istilah dan potongan kertas B yang memuat uraian istilah secara acak . Kegiatan dapat dilakukan secara perseorangan maupun kelompok .
      Cara menerapkan teknik pembelajaran jigsaw (1) guru memberi penjelasan singkat , (2) siswa yang menerima daftar A dan siswa lain menerima daftar B, (3,)  siswa yang menerima daftar A mencari siswa yang menerima daftar B , begitu juga siswa yang lainnya memburu daftar yang berbeda-beda pasangan, contohnya A/B, C/D, E/F,G/H dan seterusnya, (4) siswa yang telah menemukan pasangannya berdiskusi untuk saling mencocokkan urutan dalam daftar yang mereka peroleh , (5) pasangan tersebut menuliskan uraian tambahan yang dibutuhkan untuk melengkapi daftar, (6)  siswa melaporkan hasilnya di depan kelas, (7) guru merefleksikan hasil kegiatan hari itu. 

211.  Berdasarkan Dikte
Tujuan teknik pembelajaran berdasarkan dikte adalah agar siswa dapat menuliskan dengan tepat, cepat, dan sesuai dengan ejaan yang baik dan benar. Siswa menuliskan apa yang di dengar dari suara yang diberikan secara lisan . Alat yang digunakan adalaqh tape recorder, kaset yang berisi informasi tertentum lembar kosong (buku tulis siswa). Kgiatan ini di lakukan secara perseorangan.
Cara menerapkan teknik pembelajaran ini adalah 
(1) guru memberikan penjelasan singkat tentang pelaksanaan teknik berdasarkan dikte ini, (2) guru memutar kaset, (3) siswa mendengarkan secara seksama tentang informasi dalam kaset,(4) siswa menuliskan hasil tulisannya , (5) siswa saling mendiskusikan hasil tulisannya, (6) hasil diskusi di laporkan di depan kelas, (7) guru merefleksikan kegiatan pada hari itu.
Untuk ketepatan pelaksanaan dikte, pemutaran kasety dapat dilakukan kalimat demi kalimat tanpa harus di ulang. Upayakan informaf\si dalam kaset berisi tentang dialog, pertanyaan,menyatakan suara tinggi sehingga siswa dapat menggunakan tanda titik dua, tanda tanya, tanda seru, dan sebagainya.
212.  Menulis Telegram
Tujuan teknik pembelajaran menulis telegram adalah agar siswa dapat menuliskan isi telegram dengan tepat dan singkat. Siswa dapat membuat tulisan isi telegram ke dalam lembar telegram asli untuk dikirimkan kepada alamat yang dituju. Alat yang dibutuhkan lembar telegram dan amplop. Kegiatan ini dapat dilakukan secara kelompok maupun perseorangan.
Cara menerapkannya adalah (1) guru memberikan pengantar singkat tentang teknik pembelajaran telegram,(2) guru membagi siswa ke dalam kelompok, (3) guru memberikan amplop yang berisi surat tentang berita penting yang harus segera di balas, (4) siswa mengidentifikasi isi surst tersebut, (5) siswa mendiskusikan balasan yang tepat dan cocok untuk digunakan melalaui telegram, (6) sisw melaporkan hasil tulisan dalam telegram, (7) guru merefleksikan hasil pembelajaran hari itu.
213.  Menulis Surat
Tujuan teknik pembelajaran menulis surat  adalah agar siswa dapat menuliskan isi surat dengan runtut, tepat dan singkat. Siswa membuat tulisan surat untuk dikirimkan kepada alamat yang dituju. Alat yang dibutuhkan lembar kertas surat dan amplop. Kegiatan ini dapat dilakukan secara perseorangan.
Cara menerapkannya adalah (1) guru memberikan pengantar singkat tentang teknikmpembelajaran surat, (2) guru me,mberikan perintah agar tiap-tiap siswa menulis surat kepada teman sendiri yang isinya bergantung ide masing-masing, (3) siswa mewnulis surat kepada teman dengan waktu yang ditentukan, (4) siswa memasukan surat tersebut kedalam amplopdan di tulis alamat yaang di tuju dan si pengirim, (5) guru merefleksikan hasil pembelajaran hari itu.